Custom Search

Mantan Istri / Suami Dengan Siapa di Surga Nanti? Sementara Sudah Nikah Lagi

Istriku! Dengan Siapa Kamu di Surga Nanti? Sementara Kamu Telah Nikah Lagi
Suamiku... dengan siapa engkau di Syurga nanti?
Aku Ingin hidup di Syurga Denganmu, Bisa kah?

Kita Pasti teringat dalam pikirian, apakah kelak di surga kita
bisa bertemu dan berkumpul kembali bersama pasangan kita?

Dan apabila diantara sepasang suami istri tersebut,
salah satunya terlebih dahulu meninggal dunia.

Bagaimana kalau yang ditinggalkan (baik suami atau istri) menikah lagi
setelah kita meninggal? Atau karena perceraian, maka suami / istri
menikah lagi lebih dari satu, Apakah di akhirat kelak dapat bertemu kembali?

Gambaran Seorang Suami Berkata pada Istrinya:

“Wahai istriku, sekiranya aku bisa berdo'a, maka aku berdo'a kepada Allah
agar engkau yang meninggal dahulu, barulah aku menyusul. Aku tidak ingin,
apabila aku meninggal terlebih dahulu, kemudian engkau menikah lagi dengan
laki-laki lain, maka engkau akan bersama suami terakhirnya di surga.
Aku yang sudah menanti-nanti akan menjadi Raja bagi-mu di surga,
ternyata aku harus menanggung cemburu tak tertahankan, melihat kenyataan
engkau malah bersanding dengan laki-laki lainnya di surga… selama-lamanya.”

Apakah benar gambaran kasus di atas? Hal ini kembali kepada pembahasan
“Apabila wanita menikah lebih dari sekali, bersama siapakah ia di surga
bersanding kelak di antara suaminya (apabila semua suaminya masuk surga)?
Dalam hal ini ulama berbeda pendapat, terdapat dua pendapat terkenal:

1. Wanita bisa memilih dengan suami yang mana kelak ia akan bersama di surga
2. Wanita bersama suami terakhirnya di dunia

Berikut pembahasannya:

Tapi Sebelum kita lanjutkan.. Jangan lupa Klik Like,
Subscribe, Aktifkan tombol Loncengnya supaya tidak
ketinggalan video-video terbaru dari kami.
serta Share Video ini ke semua Medsos teman2 ya?
Semoga menjadi ladang amal buat kita semua.
Amin...Amin...Ya Rabbal Alamin. Terima Kasih.


1. Wanita bisa memilih dengan suami yang mana kelak ia akan bersama di surga.

Para ulama berdalil bahwa di syurga kelak seseorang dapat memilih sesuai dengan
apa yang ia inginkan berdasarkan ayat mengenai kehidupan di syurga.

Allah berfirman :

“Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap
(dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya”. [Az-Zukhruf :71]

Dalam kitab At-Tadzkirah fii ahwalil mauta disebutkan :
“Pendapat lainnya adalah wanita tersebut dapat memilih
apabila memiliki beberapa suami.” (HR. Ath-Thabarani)

Sebagian lagi berdalil dengan hadits Ummu salamah yang mengenai bolehnya
memilih  suami di syurga, hanya saja sebagian ulama mendhaifkan hadits tersebut:

"Wahai Ummu Salamah,dia akan diberi pilihan sehingga dia memilih yang
paling baik diantara mereka.” [HR. Thabarani, Al-mu’jam al-Kabir]

2.
Wanita bersama suami terakhirnya di dunia

Dalilnya adalah perbuatan Ummu Dardaa’ yang menolak lamaran Mu’awiyah
karena ingin menjadi suami Abu Dardaa’ di surga. Ia berkata,
“Aku mendengar Abu Darda’ (suaminya yang telah meninggal) berkata,
Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“ Seorang wanita bagi suaminya yang terakhir”.
Dan aku tidak ingin pengganti bagi Abu Dardaa’ ”
[As-Shahihah no 128]

Hudzaifah radhiallahu ‘anhu juga pernah berkata kepada istrinya agar tidak menikah
lagi setelah ia meninggal apabila istrinya ingin bersanding dengannya di surga.

“Jika kau ingin menjadi istriku di surga maka janganlah engkau menikah lagi
setelah aku meninggal, karena seorang wanita di surga akan menjadi istri bagi
suaminya yang terakhir di dunia. Karenanya Allah mengharamkan istri-istri
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menikah lagi setelah meninggalnya Nabi,
karena mereka adalah istri-istri Nabi di surga”
[As-Shahihah no 1281]

Dari beberapa pendapat tersebut sebagian ulama merajihkan pendapat kedua yang
terpilih karena sesuai dengan Zahir hadits, akan tetapi sebagian ulama lainnya
yg merajihkan pendapat pertama seperti syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin
dalam Fatwa beliau.
Ikhtilaf ulama dalam hal ini adalah ikhtilaf yang mu’tabar (teranggap).

Apabila ada laki-laki shalih yang melamar seorang wanita janda (janda ditinggal mati),
kemudian wanita tersebut tidak bisa menjaga diri dengan hidup menjanda sendiri
karena fitnah dan tidak mampu mendidik anak-anaknya sendiri, maka hendaknya
ia menerima lamaran laki-laki tersebut. Hal ini lebih baik daripada ia berangan-angan
bersama suami terakhirnya, akan tetapi ia terjerumus dalam fitnah dan maksiat.

6 Keadaan wanita di dunia:

1. Meninggal sebelum menikah.
2. Ditalak suami pertama, dan tidak menikah lagi sampai meninggal.
3. Menikah dengan lelaki yang bukan ahli surga.
   Misalnya, suaminya murtad atau melakukan kesyirikan.
4. Meninggal lebih dahulu sebelum suaminya.
5. Ditinggal mati suaminya, dan tidak menikah lagi sampai meninggal.
6. Ditalak atau ditinggal mati suaminya, kemudian menikah dengan lelaki lain.

Untuk wanita jenis pertama, kedua, dan ketiga, dia akan dinikahkan dengan
seorang lelaki yang menjadi penghuni surga.
Dia memiliki sifat yang sempurna, sebagaimana penghuni surga lainnya.

Ini berdasarkan Sabda Nabi Muhammad SAW :
“Di surga, tidak ada orang yang tidak menikah.” (H.R. Ahmad dan Muslim)

Untuk wanita jenis keempat dan kelima,
dia akan dinikahkan dengan suaminya di dunia.

Adapun wanita yang keenam akan dinikahkan dengan suami yang terakhir.
Ini berdasarkan sabda Nabi yang dishahihkan oleh Al-Albani, Artinya :

“Wanita manapun yang ditinggal mati suaminya,
kemudian si wanita menikah lagi, maka dia menjadi istri
bagi suaminya yang terakhir.” [HR. Ath-Thabarani]


Tidak ada cemburu dan kecewa di surga karena Allah sudah mencabutnya,
jadi jangan khawatir cemburu seperti gambaran kasus di atas.

Rasulullah bersabda :
“Tidak ada perselisihan di antara mereka, tidak ada permusuhan,
hati-hati mereka hati yang satu, mereka bertasbih kepada Allah
setiap pagi dan petang”  [HR Al-Bukhari]

Terdapat pendapata ulama lainnya yaitu ia akan bersama suami terakhir
APABILA suami tersebut sama amal & akhlaknya dengan istrinya.

Syaikh Ali Firkus berkata :

“Apabila wanita tersebut mempunyai beberapa suami di dunia,
maka ia berada di surga bersama suami terakhirnya apabila sama
dalam akhlak dan amal shalih.”

Demikian juga ayat yang menyatakan bahwa suami & istri itu berada
pada satu naungan di dalam syurga karena sama amal dan akhlaknya,
dan balasan adalah suami dan istri bersama dalam satu kedudukan.

Allah berfirman :
“Mereka bersama dengan istri-istri mereka dibawah naungan (surga).”
[Yasin: 56]

https://youtu.be/6QiTtkiVVgI


 

0 Response to "Mantan Istri / Suami Dengan Siapa di Surga Nanti? Sementara Sudah Nikah Lagi"

")[0]); //]]>