Custom Search

Makalah Virus Corona

Contoh Makalah Virus Corona

Makalah Virus Corona

BAB I
PEMBAHASAN

A. Latar Belakang
Virus Corona adalah Kata virus menunjukkan bahwa bibit penyakit berupa virus dan Kata corona diambil dari bahasa Latin yang artinya mahkota. Virus ada beragam bentuk, dan secara fisik ada yang memiliki bagian seperti mahkota. Jadi intinya coronavirus adalah bibit penyakit berupa virus yang di sisi terluarnya memiliki bagian seperti mahkota, warna merah yang bentuknya menyerupai mahkota.


B. Rumusan Masalah
1. Pengertian virus corona ?
2. Gejala apa saja Jika terkena virus corona ?
3. Bagaimana cara penyerangan virus corona ?
4. Bagaimana cara pencegahan virus corona ?
5. Apa saja fakta virus corona ?


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Virus Corona
Apa itu virus Corona? Bentuk virus yang masih bersaudara dengan penyebab SARS dan MERS ini persis SEPERTI mahkota. Bentuk mahkota ditandai protein S berupa sepatu yang tersebar di sekeliling permukaan virus.

Dikutip dari situs LIPI, virus Corona memiliki satu rantai RNA sehingga kerap disebut virus RNA. Virus jenis ini bermutasi lebih cepat dibanding DNA hingga satu juta kali. Virus Corona Paramyxovirus sempat muncul dalam mesin pencarian Google. Keduanya adalah virus yang berbeda meski sama-sama bisa menginfeksi manusia dari hewan. Penyakit yang disebabkan Paramyxovirus adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV), Newcastle disease, dan parainfluenza.

Makalah Virus Corona
Virus Corona


B. Gejala Jika terkena Virus Corona
Untuk kasus Virus Corona kebanyakan mengalami gejala berikut ini :
1. Pertama-tama virus akan menginfeksi tenggorokan, sehingga Anda akan mengalami sakit tenggorokan yang berlangsung 3/4 hari
2. Virus kemudian menyatu menjadi cairan hidung yang memasuki batang tenggorokan/trakea dan kemudian paru-paru, menyebabkan radang paru-paru (pneumonia). Ini membutuhkan waktu sekitar 5/6 hari lebih lanjut.
3. Disebabkan oleh radang paru-paru, akan muncul demam tinggi dan kesulitan bernafas.
4. Timbul gejala hidung tersumbat yang tidak biasa. Anda akan merasa seperti tenggelam. Sangat penting bagi Anda untuk segera sadar dan mencari pertolongan.
5. Mudah Letih dan Lesu, sistem kekebalan tubuh merespon dengan menyerang virus asing, Salah satu gejala virus corona, penderita akan mudah letih dan lesu.

Menurut CDC, gejala virus Corona mungkin sudah terlihat mulai 2-14 hari. Perkiraan ini dibuat berdasarkan masa inkubasi virus Corona dalam kasus MERS. Namun berbeda dalam kasus MERS, infeksi 2019-nCoV bisa menyebar dari pasien yang tidak menunjukkan gejala namun sempat berkomunikasi dekat dengan orang lain.

C. Penyerangan Virus Corona
Hingga saat ini riset masih terus dilakukan terkait virus Corona (Covid-19) dan penanganan terbaik untuk korban. yang diketahui hingga saat ini, Coronavirus adalah keluarga besar virus yang banyak ditemukan di beberapa binatang misal unta, kucing, dan hewan ternak. Dalam beberapa kasus, virus Corona menginfeksi manusia dan menyebar seperti pada kasus MERS, SARS, dan 2019-nCoV.

Virus Corona menyerang siapa? Dikutip dari The Guardian, korban yang meninggal karena Coronavirus umumnya sudah tua dan sudah memiliki masalah kesehatan sebelumnya. Mereka memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga mudah terinfeksi virus Corona 2019-nCoV. Namun pemerintah China punya lima kasus kematian akibat virus Corona yang usianya kurang dari 60 tahun, yaitu 36, 50, 53, 55, dan 58 tahun.

Karena itu, sangat penting melakukan usaha preventif untuk melindungi diri dan infeksi virus. Usaha preventif harus dilakukan dari berbagai lapisan usia, meski punya daya tahan tubuh yang baik.

D. Cara mencegah / pencegahan Virus Corona.
Pencegahan menghadapi virus Corona harus dilakukan setiap hari dari segala lapisan usia.
Sebagian kami ambil dari Pengumuman Resmi dari Kemenkes untuk pencegahan virus corona atau COVID-19.

1. Sering seringlah mencuci tangan menggunakan sabun. Selain itu tambahan dari WHO, dapat pula dengan disterilkan menggunakan air berbasis alkohol.
2. Menggunakan masker ketika flu, batuk, dan pilek. Tutuplah hidung dan mulut menggunakan tisu ketika bersin, lalu membuangnya dan segera cuci tangan.
3. Mengonsumsi gizi seimbang, dengan memperbanyak sayur dan buah. Pastikan seluruh bahan mentah yang akan dimakan, telah dicuci bersih.
4. Berhati-hatilah kontak dengan hewan. Segera mencuci tangan setelah bersentuhan dengan binatang jenis apapun.
5. Rajin berolahraga dan istirahat yang cukup. Disiplin waktu terhadap tubuh Anda, supaya tidak terlalu lelah dan tetap fit.
6. Hindari konsumsi daging yang tidak dimasak, jika berkeinginan makan daging, harus yang benar-benar matang.
7. Apabila menderita batuk, pilek, dan sesak nafas, segeralah menuju fasilitas kesehatan.
8. Tidak pergi ke negara terjangkit seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, India, Amerika Serikat, dan Eropa. Sebagian kecil Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
9. Berdoa kepada Allah dan perbanyaklah Zikir dan Membaca Al-Qur'an serta melaksanakan Qunut Nazilah pada Rakaat terakhir di setiap Sholat Wajib, baik Sholat Subuh, Dhuhur, Ashar, Magrib dan Isya.

Gunakan masker dan bersihkan permukaan yang sempat disentuh
Terkait masker, sebaiknya menggunakan pelindung daerah hidung dan mulut dengan ukuran pori yang kecil. Dikutip dari situs LIPI, virus Corona yang menyebabkan SARS berbentuk bulat dengan diameter 100-120 nm (nanometer). Karena itu, pencegahan infeksi virus Corona lebih efektif bila menggunakan masker yang berpori-pori lebih kecil dari 100 nm.

Seputar Wuhan, China
Wuhan, China, menjadi lokasi awal ditemukannya kasus virus Corona, dan terus menyebar di antara penduduknya dan seluruh dunia.

Beberapa wilayah menyesalkan lambatnya reaksi pemerintah dalam menangani, memberi penjelasan, dan mencegah kasus seperti yang terjadi di Hong Kong. Dikutip dari situs National Public Radio, virus Corona Hong Kong menyebabkan tenaga kesehatan memprotes bila pemerintah tak juga menutup pintu perbatasan dengan China. Para suster mengancam akan walkout dari fasilitas kesehatan akibat aksi minim dari pemerintah setempat.

Kami kutip dari KOMPAS, Menurut data yang dikumpulkan oleh John Hopkins University per Sabtu (21/3/2020) pagi, jumlah total kasus virus corona Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 271.629 kasus. Dari kasus-kasus tersebut, terjadi 11.282 kematian dengan 87.403 pasien sembuh. Jumlah sebaran kasus paling banyak secara akumulatif masih ada di daratan China, yaitu 81.250 kasus. Ada 3.253 kasus kematian yang dilaporkan. Sementara, jumlah pasien sembuh mencapai 71.266 kasus. Terbaru, jumlah kasus kematian di China dilampaui oleh Italia. Italia menjadi negara kedua dengan jumlah total kasus infeksi virus corona terbesar setelah China, yaitu sebanyak 47.021. Namun, jumlah pasien meninggal dunia telah mencapai lebih dari 4.000 kasus. Sementara, pasien sembuh yang dilaporkan adalah sebanyak 4.440.

E. Fakta Virus Corona
Selain fakta-fakta di atas, berikut sederet hal lainnya yang perlu diketahui tentang virus bernama Novel 201 Coronavirus (Covid-19) itu, sebagaimana dilaporkan Reuters.
1. Masa inkubasi virus yang dapat dengan mudah menyebar sebelum memunculkan gejala ini, disebut dapat berkisar dari satu hingga 14 hari.
2. Berbeda dari SARS, yang juga berasal dari China, virus corona dapat menyebar selama masa inkubasi. Hal ini disampaikan Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei pada hari Minggu.
3. Virus corona telah berevolusi, di mana penyebarannya menjadi relatif lebih cepat dan telah memasuki periode yang lebih parah dan rumit, kata Xiaowei. Parahnya, pihak berwenang hanya memiliki pengetahuan yang terbatas tentang virus yang diduga berasal dari hewan liar itu. Hal ini membuat mereka sulit mengetahui risiko yang ditimbulkan oleh mutasinya.
4. Meski berbahaya dan telah menyebar ke banyak negara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya melabeli wabah virus corona sebagai keadaan darurat bagi China. Bukan darurat global. Lembaga ini diberitahu tentang beberapa kasus pneumonia di Kota Wuhan pada 31 Desember dan 7 Januari.
5. Infeksi coronavirus memiliki berbagai gejala, termasuk flu, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Kasus yang parah dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, hingga kematian.
6. Sebagian besar korban yang meninggal akibat virus corona adalah orang tua (usia lanjut) dan mereka yang memiliki riwayat penyakit/kondisi medis tertentu, kata pihak berwenang China.
7. Seperti virus yang menyebabkan SARS dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), corona adalah virus RNA (ribonucleic acid). Ini berarti virus ini menjadikan RNA sebagai materi genetiknya, bukan DNA. Ini juga berarti virus corona menyatu dengan DNA inangnya, dan dapat bermutasi dengan cepat.
8. Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China naik sekitar 30% menjadi 2.744 pada Senin. Jumlah itu sekitar setengahnya berada di provinsi pusat Hubei, di mana Wuhan adalah ibu kotanya.
9. Kasus coronavirus dilaporkan sudah sampai ke Hong Kong, Makau, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, Jepang, Malaysia, Nepal, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam. Namun, tidak ada kematian yang dilaporkan terjadi di luar China.
10. Virus ini diyakini muncul akhir tahun lalu di sebuah pasar makanan di Wuhan yang secara ilegal menjual satwa liar.


BAB III
KESIMPULAN

Virus corona adalah wabah baru, yang secara resmi disebut sebagai 2019-nCoV atau COVID-19, Corona virus ini pertama kali muncul pada Desember 2019 di Cina dan diduga berasal dari pasar seafood dan hewan liar di Wuhan. Sebagian besar virus corona yang menyerang manusia, mirip flu yang menyebabkan penyakit ringan hingga sedang.

Namun, beberapa virus corona baru ini juga dapat menyebabkan penyakit parah dan bahkan kematian. Para peneliti masih bekerja untuk menentukan seberapa mematikan virus corona, yang menurut laporan menunjukkan tingkat kematian 3-4 persen. Namun, mereka telah menemukan beberapa kesamaan 2019-nCoV dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Kedua virus diduga berasal dari hewan, tetapi bisa menular dari manusia ke manusia dengan cara yang sama. Pada tahun 2002, SARS menginfeksi lebih dari 8.000 orang dan membunuh hampir 800 orang di seluruh dunia. Steven Hoffman, direktur Global Strategy Lab dan profesor kesehatan global di York University, mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan seberapa parah penyakit itu atau seberapa menularnya virus corona baru, demikian seperti diwartakan Global News.


DAFTAR PUSTAKA

• https://www.pelanginetponsel.com/2020/03/cara-mencegah-virus-corona-efektif-100.html
• https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/21/070958265/update-virus-corona-di-dunia-271629-orang-terinfeksi-87403-sembuh
• https://news.detik.com/berita/d-4882656/virus-corona-pengertian-gejala-dan-seputar-wuhan
• https://www.cnbcindonesia.com/news/20200127171508-4-133127/ini-sederet-fakta-tentang-virus-mematikan-corona
• https://tirto.id/virus-corona-adalah-wabah-baru-setelah-sars-mers-dan-ebola-evr8

Editing dari Sumber : https://makalah-xyz.blogspot.com

0 Response to "Makalah Virus Corona"

")[0]); //]]>