Custom Search

Pengertian Hosting dan Fungsinya

Hosting sangatlah penting untuk sebuah blog atau website, menurut saya hosting akan mempengaruhi kemajuan sebuah blog atau website, Tips Memilih Hosting Yang Baik yang saya ambil dari pengalaman pribadi saya.
pengertian hosting dan domain
pengertian hosting dan domain
Sebelum berlangganan Hosting, sebaiknya lihat pelajari dulu beberapa hal :
Lihat ukuran bandwidth, space dan harganya. Ini penting juga, kamu harus bisa mengukur juga kebutuhanmu dalam memilih paket, untuk blog pribadi boleh juga memilih yang berkapasitas kecil. Bandingkan harga setiap ukuran dengan hosting yang lain, jangan tergiur oleh iklan-iklan yang mereka pasang, pilih yang memberikan pelayanan optimal.

Hosting yang uptime adalah host yang tidah down, ciri server down biasanya adalah saat loading yang lambat, padahal koneksi internet kita bagus. Cek Usia host apakah sudah lama beroperasi, hak atas domain dan hosting yang kamu beli ini sangat penting juga, kamu gak inginkan tiba-tiba domain kamu diambil orang lain dengan alasan kamu belum punya hak kepemilikan atas domain.

Layanan web hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.

Website adalah sebuah bangunan, maka hosting adalah sepetak tanah dan domain adalah alamat dari sepetak tanah tersebut. Sebuah hosting terdiri dari sebuah server atau gabungan server-server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.

Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu hosting berbagi (Shared Hosting), hosting dedikasi (Dedicated Hosting), VPS (Virtual Private Server) dan server kolokasi (Colocation Server).



1. Hosting berbagi (Shared Hosting).

Hosting berbagi adalah layanan hosting di mana sebuah akun hos ditaruh bersama-sama beberapa akun hos lain dalam satu server yang sama, dan memakai pelayanan bersama-sama. Satu website berbagi resource server seperti RAM dan CPU dengan user lain. Satu server bisa dihuni sedikit, sedikit sekali, ratusan hingga ribuan klien. Sesuai konsep berbagi, biaya pemeliharaan server tentu dibagi sesuai jumlah klien. Semakin banyak klien yang menghuni satu server, maka biasanya semakin murah biaya sewa yang harus dibayarkan klien.

2. Server Dedikasi (Dedicated Server)

Server terdedikasi adalah server yang dipergunakan untuk menjalankan aplikasi dengan beban tinggi dan tidak bisa dioperasikan dalam hos berbagi (shared hosting) atau VPS. Server-server tersebut bisa disediakan sendiri oleh penyewa atau dipinjamkan dari pemilik lokasi pusat data (data center) kepada penyewa. Provider menyediakan satu set web server fisik lengkap dengan sistem operasinya. User mendapat root akses untuk masuk ke web servernya, dan bertugas melakukan pemeliharaan server yang telah disediakan melalui akses yang telah disediakan

3. Virtual Private Server

Virtual Private Server (VPS) dibuat dengan membagi resource server fisik ke dalam server-server virtualisasi dimana resource dapat dialokasikan dengan suatu cara yang tidak akan mempengaruhi hardware server secara langsung. Oleh sebab itu, di dalam VPS terdapat beberapa sistem operasi yang berjalan secara bersamaan.

4. Server kolokasi (Colocation Server)

Server kolokasi adalah server yang dititipkan disuatu tempat penyedia jasa internet dimana penyedia jasa internet tersebut memberikan koneksi internet, arus listrik, dan pendingin ruangan, dan rak tempat meletakkan server. Server tersebut sepenuhnya milik pelanggan dan dikelola sendiri oleh pelanggan. Pelanggan tidak diharuskan menyewa server pada penyedia jasa internet. Tanggung jawab pelanggan untuk mengunjungi data center. Melakukan upgrade hardware atau perubahan lainnya pada server kolokasi yang dimilikinya.


Sumber : wikipidia
")[0]); //]]>