Custom Search

KECELAKAAN DI JULI BIREUEN

KECELAKAAN DI JULI BIREUN, 2 TEWAS, MASSA BAKAR MOTOR PATROLI SATLANTAS.




BIREUEN - Kecelakaan Kembali terjadi di jalan Lintas Nasional Bireuen - Takengon, Km 2,2, Desa Juli Setui, Kecamatan Juli, Bireuen, Korban tabrakan di Desa Juli Setui KM 2,5 pada Selasa 2 Februari 2016 merupakan satu keluarga yang berasal Desa Juli Mee Teungoh Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen.
 
Kecelakaan di Juli Bireuen

Kecelakaan di Juli Bireuen


Informasi yang berhasil dihimpun, menurut keterangan warga di rumah duka kepada media bahwa Tarmizi merupakan pamannya sendiri dari ketiga siswa MIN Cot Meurak yang diboncengi motor ketika tabrakan terjadi. Warga Menceritakan bahwa setiap harinya Tarmizi mengantarkan dan menjemput ketiga Keponakannya ke Sekolah, ketiga keponakan tersebut adalah Amanda (8), Suci Salsabila (8) dan Syuhada (8) yang masih duduk dikelas 2 MIN Cot Meurak. Tarmizi bersama Amanda Safnita (8) tewas akibat kecelakaan tersebut.

Nonton Videonya di Youtube : 

Naas tak dapat ditolak, pada Selasa siang sekitar pukul 14.00 wib, Motor Vixion
BL 5206 ZG  yang dikenderai oleh Tarmizi beserta 3 keponakannya itu ditabrak tepatnya di Desa Juli Setui oleh Mobil Carry Pick Up BL 8317 ZE yang sedang di kejar-kejar oleh dua personil Satuan Lantas Bireuen karena mobil Pick Up itu menerobos lampu merah di kawasan Bundaran Simpang Empat Bireuen.



Sepmor Dinas Dibakar dan Dua Polantas Diamuk Massa yang Berang

Kecelakaan maut yang mengakibatkan tewasnya dua warga itu membuat ratusan massa membakar sepeda motor dinas milik anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bireuen yang kendarai dua Polantas Bireuen yang berinsial Brigadir  F  Bigadir M itu.
Kecelakaan di Juli Bireuen
Sepmor Patroli Yang di bakar Massa
Apa  yang saya lihat sendiri di lokasi kejadian, ratusan masa  mengamuk dan membakar sepmor patroli Polantas karena 2 dari 4 warga yang memboncengi sepeda motor itu tewas di TKP setelah ditabrak mobil Suzuki Carry Pikap yang sopirnya belum diketahui identitasnya, kondisi sepeda motor korban berada dibawah kolong Mobil Suzuki Carry Pick Up.

"Dua korban tewas di tempat sedangkan dua murid lainnya dalam kondisi kritis sudah dilarikan ke RS," ungkap seorang warga.

Melihat kecelakaan itu, warga spontan mengejar kedua polisi yang diketahui masuk ke pekarangan rumah warga setempat.

Warga yang melihat kejadian itu tidak terima dan akhirnya warga pun marah dan melampiaskan kekesalannya pada dua orang Satlantas itu, dan membakar sepmor patroli. Kabarnya dua Polantas tersebut sering beroperasi di kawasan itu, bahkan kata warga beberapa waktu lalu ada juga pengendara sepeda motor yang dikejar Satlantas tersebut. Setelah jatuh Satlantas itu berlalu begitu seenaknya saja.

Akibat Kecelakaan itu, jalan Bireuen-Takengon menjadi macet beberapa saat. Kapolres Bireuen AKBP M. Ali Kadhafi, S. Ik dengan beberapa personilnya terlihat turun langsung ke lokasi kejadian, Ali Khadafi meredam situasi yang memanas itu dengan cara menenangkan massa yang sedang emosi. 
Kecelakaan itu bermula dari AMBISInya  dua anggota Satlantas Polres Bireuen mengejar mobil pickup dari arah Bireuen menuju Takengon, Supir Pick Up itu panik dan menabrak sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Tarmizi (39), penduduk desa Mee Teungoh, Kecamatan Juli yang memboncengi tiga murid MIN Cot Meurak. Akibatnya Tarmizi bersama Amanda Safnita (8) tewas akibat kecelakaan tersebut.



0 Response to "KECELAKAAN DI JULI BIREUEN"

")[0]); //]]>