Custom Search

MAMA MINTA PULSA

Bos 'Mama Minta Pulsa' Ditangkap

JAKARTA - Polda Metro Jaya telah berhasil membekuk tersangka penipu dengan modus mengirimkan SMS 'mama minta pulsa'. Tersangka bernama Effendi, warga Jalur Trans Sulawesi, Malili, Sulawesi Selatan.

Hingga Kamis malam, 5 November 2015, penyidik Tim Unit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro masih melakukan pemeriksaan intensif.  "Untuk pengembangan kasus," kata Kepala Subdit Jatanras, AKBP Herry Heryawan.

Bagaimana kronologi pengungkapan kasus itu? AKBP Herry menjelaskan, penangkapan terhadap Effendi alias Lekkeng alias Kenz dilakukan jajarannya pada Selasa 3 November, di kampung halaman tersanga.

Awalnya, polisi mendapatkan laporan masyarakat yang resah atas aksi itu. Laporan itu tertuang dalam LP/3991/IX/2015/PMJ/Ditreskrimum. Dari situ, polisi berhasil mengungkap jaringan penipuan tersebut.
 


AKBP Herry mengatakan, Lekkeng diduga kuat mengendalikan operasional penipuan via SMS tersebut. Dugaan itu mereka dapat setelah berhasil mengkorek komplotan yang ditangkap sebelumnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara ini, polisi menyimpulkan bahwa tersangka hidup mewah di kampung halamannya sana. Padahal, pekerjaannya tidak jelas. "Kehidupan tersangka cukup mewah dibanding tetangganya," ujar Herry.

Di Malili, Sulsel, Lekkeng dan keluarganya menempati rumah yang dibangun di atas tanah 600 meter persegi. Dari rumah itu, polisi menyita furnitur beserta isi rumah lainnya, dua unit mobil dan empat sepeda motor.

RUMAH MEWAH MAMA MINTA PULSA


Kelakuan Effendi / Lekkeng bikin geleng-geleng kepala. Selain kasus penipuan, pria ini pernah ditangkap gara-gara judi sabung ayam.

Sabung ayam merupakan kegemaran Lekkeng. Ia sempat ditahan polisi beberapa hari. "Saya pernah ditangkap judi sabung ayam. Saya suka sabung ayam," kata Lekkeng kepada wartawan di ruang penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Lekkeng mengakui aksi penipuan SMS 'Mama Minta Pulsa' merupakan idenya. Ia kemudian merekrut teman-teman di kampung halamannya dan juga sejumlah saudaranya. "Ada adik sama sepupu saya juga. Mereka saya ajak melakukan ini dan mereka tahu kalau ini pekerjaan enggak benar," imbuhnya.

Anak Buah Lekkeng yang sudah Ditangkap

Tahudin T (22) warga Wajo, Sulsel,
Hendra (23) warga Makassar, Sulsel
Ibnu Hajar (22) warga Wajo, Sulsel
Haedar (29) warga Tamalate Sulawesi, dan 
Krisna Busmawan (34) warga Kapundak.

Kelima anak buah tersangka ini ditangkap di base camp mereka di Jl Kolonel Masturi, Kampung Kanca RT 05/15 Desa Cihideung, Parongpong, Bandung Barat, pada Sabtu (31/10) lalu.

Lekkeng membantah mengendalikan komplotan penipuan di Cianjur, Jawa Barat. Ada 8 tersangka yang ditangkap di Cianjur beberapa waktu lalu. "Itu bukan saya bosnya. Tapi saya kenal sama bosnya yang di Cianjur, sama-sama dari Sulawesi juga," ungkap Lekkeng yang terbalut baju tahanan ini.
 



")[0]); //]]>