Custom Search

Imunisasi dan Definisi Bayi

Pengertian dan Definisi Bayi
Pengertian Imunisasi

A. Pengertian dan Definisi Bayi


     Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah terlahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama, terutama pada bayi yang terlahir prematur maupun bayi yang terlahir cukup bulan namun memiliki berat badan rendah. Baik ibu maupun bapak dan orang-orang terdekat si bayi juga harus selalu mengawasi serta memberikan perawatan yang terbaik bagi bayi sampai bayi berumur 1 tahun.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi bayi:

1. KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Bayi adalah anak yang belum lahir

2. SHEILA KITZINGER
Bayi adalah pribadi yang unik, yang akan mengundang rasa ingin tahu anda

3. HUSAINI, 2002
Bayi adalah anak berusia 0 - 12 bulan

4. PENNY SIMKIN, JANET WHALLEY, ANN KEPLER
Bayi merupakan individu yang mempunyai temperamen dan kepribadian unik

5. WIDYA AYU PUSPITA
Bayi merupakan suatu tahap perkembangan manusia setelah dilahirkan

6. ASLIS WIRDA HAYATI
Bayi merupakan makhluk yang sangat peka dan halus

7. SARA LEWIS
Bayi merupakan individu dengan pola pertumbuhan dan perkembangan yang unik

8. DINI KASDU
Yang dikatakan bayi adalah anak berumur 0 -- 1 tahun

9. DALAI LAMA
Bayi adalah makhluk yang hadir ke dunia dengan sebuah mekanisme bawaan untuk menyenangkan orang lain, dan hanya meminta balasan berupa kondisi lingkungan yang tepat, yang memungkinkan bertumbuhkembangnya "benih sifat pengasih" yang secara alami telah ada dalam dirinya


B. Pengertian Imunisasi


    Kata imun berasal dari bahasa Latin (immunitas) yang berarti pembebasan (kekebalan) yang diberikan kepada para senator Romawi selama masa jabatan mereka terhadap kewajiban sebagai warganegara biasa dan terhadap dakwaan. Dalam sejarah, istilah ini kemudian berkembang sehingga pengertiannya berubah menjadi perlindungan terhadap penyakit, dan lebih spesifik lagi, terhadap penyakit menular (Theophilus, 2000; Mehl dan Madrona, 2001).

     Sistem imun adalah suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel serta produk zat-zat yang dihasilkannya, yang bekerja sama secara kolektif dan terkoordinir untuk melawan benda asing seperti kuman-kuman penyakit atau racunnya, yang masuk ke dalam tubuh.Di Indonesia imunisasi mempunyai pengertian sebagai tindakan untuk memberikan perlindungan (kekebalan) di dalam tubuh bayi dan anak, agar terlindung dan terhindar dari penyakit-penyakit menular dan berbahaya bagi bayi dan anak (RSUD DR. Saiful Anwar, 2002).

    Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu.Vaksin adalah bahan yang dipakai untuk merangsang pembentukan zat anti yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan dan melalui mulut.


C. Tujuan Imunisasi

* Mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang
* Menghilangkan penyakit tertentu pada populasi


D. Jenis Imunisasi

1. Imunisasi Aktif
Imunisasi aktif adalah kekebalan tubuh yang didapat seseorang karena tubuh yang secara aktif membentuk zat anti bodi.

a. Imunisasi aktif alamiah
Adalah kekebalan tubuh yang secara otomatis diperoleh setelah sembuh dari suatu penyakit.

b. Imunisasi aktif buatan
Adalah kekebalan tubuh yang didapat dari vaksinasi yang diberikan untuk mendapatkan perlindungan dari suatu penyakit

2. Imunisasi Pasif

Imunisasi adalah kekebalan tubuh yang bisa diperoleh seseorang yang zat kekebalan tubuhnya didapatkan dari luar.

a. Imunisasi pasif alamiah
Adalah antibody yang didapat seseorang karena diturunkan oleh ibu yang merupakan orang tua kandung langsung ketika berada dalam kandungan.

b. Imunisasi pasif buatan
Adalah kekebalan tubuh yang diperoleh karena suntikan serum untuk mencegah penyakit tertentu.

E. Jenis/Macam Imunisasi Vaksin Wajib Pada Anak

    Berdasarkan program pengembangan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Program Pengembangan Imunisasi (PPI) yang diwajibkan dan Program Imunisasi Non PPI yang dianjurkan. Wajib jika kejadian penyakitnya cukup tinggi dan menimbulkan cacat atau kematian. Sedangkan imunisasi yang dianjurkan untuk penyakit-penyakit khusus yang biasanya tidak seberat kelompok pertama. 

Jenis imunisasi wajib terdiri dari: (Sri Rezeki, 2005)

1. Imunisasi BCG (Bacillus Calmette Guerin).
merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit TBC.

2. Imunisasi DPT (Diphteri, Pertusis, Tetanus).
merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit Difteri, Pertusis dan Tetanus.

3. Imunisasi Polio.
merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah penyakit Poliomyelitis.

4. Imunisasi Campak.
merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit campak.

5. Imunisasi Hepatitis B.
merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit Hepatitis


F. Manfaat Imunisasi
     Imunisasi membentengi tubuh dari penyakit selama puluhan tahun, imunisasi merupakan tindakan pencegahan yang murah dan efektif. Semakin banyak vaksin yang ditemukan semakin tinggi harapan untuk hari esok yang lebih sehat. Imunisasi juga bermanfaat untuk menciptakan kekebalan komunitas, bahkan imunisasi mampu melenyapkan penyakit dari muka bumi. Dan disini dapat disimpulkan bahwa manfaat dari Vaksinasi adalah :


1. Membentuk sistem kekebalan tubuh untuk jangka waktu yang panjang.
2. Tindakan pencegahan yang murah dan sangat efektif.
3. Memberikan perlindungan tanpa menimbulkan bahaya. Efek samping yang serius jarang terjadi.
4. Menciptakan kekebalan Komunitas.
5. Mampu melenyapkan suatu penyakit dari muka bumi.


G. Efek Samping Vaksin

     Faktor keamanan merupakan aspekpaling penting dalam pembuatan vaksin. Penelitian dan uji coba sebelum vaksin diedarkan memakan waktu puluhan tahun. Namun, seperti halnya obat-obatan yang sudah terbukti aman dikonsumsi, vaksis terkandang menimbulkan efek samping bagi sebagaian anak. Umumnya Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) hanya berupa reaksi ringan di area penyuntikan seperti nyeri, Bengkak, dan kemerahan. Terkadang reaksi disertai demam ringan 1-2 hari setelah imunisasi. Gejala tersebut umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan cepat. Namun efek samping vaksin terus di pantau sepanjang vaksin tersebut digunakan. Jika anak anda di duga mengalami reaksi pasca-imunisasi, segeralah bawa ke Dokter.


H. Jadwal Imunisasi.






0 Response to "Imunisasi dan Definisi Bayi"

")[0]); //]]>