Custom Search

Makalah Pengertian Erosi



BAB I
PENDAHULUAN



A. Latar Belakang

Pada awal tahun 2007, negara kita kembali mengalami berbagai macam bencana alam yang datang silih berganti, seperti : banjir, tanah longsor, gempa bumi dan lain-lain. Bencana alam tanah longsor disebabkan adanya erosi tanah akibat dari tanah gundul yang tidak dapat menahan air hujan yang turun ke bumi dengan jumlah yang sangat besar.
Pada kesempatan ini penulis ingin membahas tentang erosi. Bagaimana erosi itu bisa terjadi, apa penyebabnya, bagaimana cara menanggulanginya dan dampak-dampak apa saja yang dapat diakibatkan karena adanya erosi tersebut.

B. Tujuan

Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah :

1. Untuk memenuhi tugas mata pelajaran dan untuk menambah nilai.

2. Untuk mengetahui bagaimana erosi itu bisa terjadi, apa penyebabnya, bagaimana cara menanggulanginya dan dampak-dampak apa saja yang dapat diakibatkan karena adanya erosi tersebut.

3. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang berbagai macam bencana alam yang belakangan ini sering terjadi di Indonesia.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Erosi

Menurut istilah ilmu geologi erosi adalah suatu perubahan bentuk batuan, tanah atau lumpur yang disebabkan oleh kekuatan air, angin, es, pengaruh gaya berat dan organisme hidup. Angin yang berhembus kencang terus-menerus dapat mengikis batuan di dinding-dinding lembah. Air yang mengalir terus-menerus selama jutaan tahun dapat menggerusbatuan di sekitar seperti yang terjadi pada Grand Canyon di Amerika. Demikian pula erosi akibat es yang disebut dengan glacier yang dapat meretakkan batuan jika celah-celah batuan yang terisi dengan air yang membeku.

Erosi adalah pengikisan tanah yang diakibatkan oleh air dan angin. Ada beberapa definisi, antara lain pengikisan dan penorekan bahan-bahan yang disebabkan oleh air, angin dan cairan gletser.

B. Jenis-jenis Erosi

Erosi Air.
Erosi air dimulai dari jatuhnya air hujan. Air hujan tersebut tidak mampu memecahkan agregat (bahan-bahan mineral yang tidak bergerak seperti batu kerikil dan debu) dan menghempaskan partikel-partikel bersama percikan air hujan.
Adapun bentuk atau tipe erosinya sebagai berikut :

1. Erosi percikan yang terjadi karena percikan air hujan yang kemudian mengalir menuruni lereng-lereng secra terus menerus.

2. Erosi permukaan yang terjadi karena aliran air yang mengalir secara terus menerus.

3. Erosi parit yaitu aliran erosi berbentuk parit-parit.

Erosi angin
Erosi angin terjadi di daerah berpasir, mengakibatkan terbentuknya bukit-bukit pasir. Proses pengikisan bantuan yang dilakukan oleh angin disebut deflasi. Proses erosi ini hanya terjadi di daerah yang kering, misalnya : padang pasir dan pantai berpasir.

Erosi Gletser
Erosi gletser disebut juga extarasi gletser atau es. Terdapat di daerah kutub dan puncak-puncak gunung tinggi seperti Gunung Himalaya, Alpen, Rocky Mountain, pegunungan Jaya Wijaya.

Erosi Abrasi
Erosi abrasi menyebabkan terbentuknya cliff. Cliff adalah lereng dengan dinding bagian atas menggantung karena dinding bagian bawah telah terkikis oleh gelombang air laut.

C. Penyebab Erosi

1. Erosi air diakibatkan oleh kekuatan atau volume air yang besar dan kemiringan lereng. Semakin curam lereng semakin besar erosinya. Dan keadaan vegetasi, semakin lebar vegetasi yang ada semakin kecil erosi yang yerjadi.

2. Erosi angin diakibatkan oleh angin kencang yang mengandung pasir melintasi batuan-batuan yang mengakibatkan batuan tersebut terkikis dan membentuk batu cendawan.

3. Erosi gletser diakibatkan oleh cairan gletser atau es.

4. Erosi abrasi disebabkan oleh gelombang air laut yang terus menerus menghantam bibir pantai.

D. Akibat Erosi

1. Erosi air mengakibatkan terseretnya tanah dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Membawa tanah dari daerah asalnya ke tempat yang lain, dn juga bisa mengakibatkan frakmega atau hancuran batuan.

2. Erosi angin mengakibatkan terbentuknya bukit-bukit pasir.

3. Erosi gletser mengakibatkan terjadinya longsor es slju dari bukit atau gunung salju.

4. Erosi abrasi mengakibatkan terjadinya cilff (lereng dengan dinding bagian atas menggunung karena dinding bagian bawah tanah terkikis oleh gelombang air laut).

E. Cara Penanggulangan Erosi

Erosi Air
Cara menanggulangi erosi ini dengan membuat terasering, menanami pohon-pohon pada tanah yang miring.

Erosi Angin
Cara menanggulangi erosi ini dengan membuat oasis buatan, dan mengaliri air atau menanami pohon-pohon, seperti : kaktus, pakis dan lain-lain yang bisa menyimpan air.

Erosi Gletser
Cara menanggulangi erosi gletser adalah dengan cara menanami pohon-pohon untuk menghalangi longsorang salju.

Erosi Abrasi
Cara menanggulangi erosi abrasi dengan cara memecah ombak-ombak yang besar dengan cara membuat benteng atau karung buatan.



BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas, kami dapat menyimpulkan bahwa Erosi adalah pengikisan tanah yang diakibatkan oleh air, angin, es dan gelombang laut. Tanah longsor yang baru-baru ini sering terjadi di negara kita disebabkan karena pengkisan tanah oleh air hujan sehingga tanah menjadi longsor. Jika hal itu terjadi di daerah dekat dengan pemukiman penduduk akan berakibat fatal. Rumah penduduk tertimbun tanah sehingga dapat memakan korban jiwa.


Cara menanggulangi erosi air adalah dengan cara membuat terasering, menanami pohon-pohon pada tanah yang miring.


B. Saran

Dari uraian yang telah kami sampaikan di depan, kami dapat memberikan saran, antara lain :

1. Jangan menebang pohon secara sembarangan karena hal ini dapat mengakibatkan tanah tidak mampu untuk menahan air yang datang dengan jumlah besar.

2. Tanamilah kembali lahan-lahan gundul di sekitar kita agar dapat menahan air hujan sehingga kita bisa terhindar dari bencana tanah longsor.



0 Response to "Makalah Pengertian Erosi"

")[0]); //]]>