Custom Search

HUKUM BEKERJA PADA ORANG KAFIR


Bekerja untuk orang lain dengan mendapat bayaran dalam istilah Kitab bisa digolongkan dalam Ijarah, makna Ijarah pada syara`

عقد علي صنفعة معلومة مقصودة قابلة للبذل والاباحة بعوض معلوم

Sebuah akad terhadap sesuatu yang bermamfaat (benda atau tanggungan) yang telah dimaklumkan lagi dimaksudkan dan juga pantas untuk dibayar sesuai dengan upah yang telah disepakati.

Dalam akad Ijarah tidak disyaratkan Islam aqidain, dengan demikian bolehlah bekerja dengan orang kafir dengan beberapa ketentuan ;

a. Bila ijarah tersebut ijarah dzimmah maka wajib bagi si muslim menggantikan posisinya dengan kafir lain.

b. Apabila ijarah `ain, wajib terhadap si kafir tersebut mengalihkan kepemilikan manfaat barangnya kepada muslim yang lain seperti menyewakannya kepada muslim yang lain, karena haram mengkhadam kafir walau dalam bentuk apapun selama-lama .

c. Tidak terjadi khadam.


) قوله من الرشد ( سكت عن اشتراط الاسلام لأنه هنا يصحّ مع الكراهة أن يستأجر الذمى مسلما ولو اجارة العين ويستنيب المسلم الكافر يقوم عنه بخدمة الكافر وجوبا فى اجارة الذمة ويؤمر وجوبا بازالة ملكه عنه فى اجارة العين وللحاكم منعه منها ولايجوز للمسلم خدمة الكافر ولو بغير اجارة  
) قليوبى  : 3 /  67 (



(Kata Musannif من الرشد , dari orang yang rasyid (mampu menjaga harta dan agama)) Musannif tidak mensyaratkan Islam karena pada masalah ini (jual jasa) sah hukumnya seorang kafir dzimmy memperkerjakan orang Islam walaupun Ijarah `ain (ditentukan pekerjanya). Wajib seorang muslim menggantikan posisinya untuk melayani orang kafir pada Ijarah dzimmah (pekerja berada tanggung jawab seseorang). Pada Ijarah `ain wajib diperintahkan kafir untuk melepaskan kepemilikannya dari hartanya. Boleh terhadap hakim melarang orang muslim untuk menjual jasanya terhadap kafir. Tidak boleh terhadap orang Islam melayani kafir walaupun tanpa upah. (Qalyuby, III. 67)

) قوله صحت اجارته ( لكن تكره اجارة مسلم لكافر عينا او ذمة ولا يمكن من استخدامه مطلقا لأنه لا يجوز خدمة المسلم للكافر أبدا ويؤمر وجوبا بازالة يده عنه فى المعيّن بأن يؤجره لآخر دون اجارة الذمة كأن يقول ألزمت ذمتك كذا فلا يؤمر بالازالة فيها اذ يمكن المسلم أن يستأجر كافرا ينوب عنه فى خدمة الكافر .   ) باجورى : 2 / 28 (


(Kata Musannif صحت اجارته , sah jual jasanya) Tetapi dimakruhkan muslim menjual jasanya untuk kafir, apakah Ijarah `ain atau Ijarah dzimmah. Seorang muslim dilarang melayani kafir dalam bentuk apapun, karena tidak boleh muslim melayani kafir sampai kapanpun. Dan wajib diperintahkan kafir untuk melepaskan kepemilikannya dari hartanya pada Ijarah `ain tidak pada Ijarah dzimmah, salah satu caranya adalah si kafir menyewakan hartanya kepada muslim lain. Contoh Ijarah dzimmah adalah sikafir berkata pada muslim “Aku bebankan pekerjaan ini dalam tanggung jawab mu” maka tidak diperintahkan kafir untuk melepaskan hartanya karena mungkin muslim menyuruh kafir lain untuk menggantikan posisinya dalam hal melayani si kafir tersebut. (al-Bajury, II. 28)



Orang Muslim berhak terhadap hasil kerjanya



)قوله لكنها على ايجاره الخ  ( ولو لم يفعل وخدمه بنفسه استحق الاجير المسماة اهرع ش
 ( شروانى : 6 / 123 )

(Kata Musannif لكنها على ايجاره الخ , Tetapinya di atas sewannya …) Jika seorang muslim tidak mengerjakan apa yang telah diperintahkan di atas dan ia mengerjakannya sendiri maka ia berhak mengambil upah yang telah ditentukan dari hasil kerjanya. `Alisyibran Malasyi. (Syarwany, VI. 123)

Kesimpulan.

Hukum bekerja pada orang kafir sah dan halal Ujrahnya apabila tidak terjadi Khadam. Dan apabila terjadi Khadam, hukumnya haram dan ujrahnya tidak sah jika perbuatan tersebut haram menurut syara` seperti membangun gereja, namun jika perbuatan tersebut tidak terlarang menurut agama, maka hukumnya makruh dan ujrahnya sah seperti menyapu rumah sikafir dan seperti bekerja pada orang kafir untuk mencuci piring yang bernajis dengan babi. Akan tetapi bila ijarah tersebut ijarah dzimmah maka wajib bagi si muslim menggantikan posisinya dengan kafir lain dan apabila ijarah `ain, wajib terhadap si kafir tersebut mengalihkan kepemilikan manfaat barangnya kepada muslim yang lain seperti menyewakannya kepada muslim yang lain, karena haram mengkhadam kafir walau dalam bentuk apapun selama-lama . sebagaimana yang tersebut dalam kitab-kitab yang telah kami nukilkan.



0 Response to "HUKUM BEKERJA PADA ORANG KAFIR"

")[0]); //]]>