Custom Search

Mega Proyek Indonesia 2017

Mega Proyek Indonesia 2017




Menjadi negara maju bukanlah perkara mudah. Di samping masyarakatnya yang kudu fasih sama hal-hal berbau modern, tampilan suatu negara pun harus ikut-ikutan modern juga. Seperti memiliki fasilitas umum yang baik, adanya gedung-gedung pencakar langit penunjang ekonomi negara (kantor, rumah sakit, hotel, mall, apartemen, dsb), dan pengoperasian moda transportasi yang memadai untuk masyarakatnya.


Mega Proyek Indonesia 2017
Mega Proyek Indonesia 2017

Menilik kesuksesan negara tetangga, Singapura dan Hongkong, kini Indonesia juga sedang berupaya untuk menjadi salah satu negara maju/negara berkembang yang diakui oleh seluruh negara di dunia. Salah satu upaya yang dikerjakan untuk membuat Indonesia semakin berkembang adalah dengan cara membangun mega proyek di seluruh dataran Indonesia. 

Mega proyek tersebut meliputi banyak segmen, dari properti hingga transportasi. Nah, penasaran dengan mega proyek konstruksi yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini? Yuk simak informasinya dalam 10 mega proyek terbesar di Indonesia yang berhasil dirangkum oleh tim bacaterus.com! 

1. THE SIGNATURE TOWER
THE SIGNATURE TOWER
THE SIGNATURE TOWER

Apa jadinya yah kalau Indonesia menjadi salah satu pemilik gedung pencakar langit tertinggi di dunia? Wuih, bisa dipastikan Indonesia akan menjadi terkenal! Tidak hanya terkenal akan bangunannya saja, keberhasilan masyarakat Indonesia juga akan terkenal dengan adanya mega proyek ini. 

Pasalnya, apabila mega proyek ini selesai di tahun 2020, sekitar puluhan ribu orang akan mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak, sehingga perekonomian negara ikut bangkit. Mega proyek tersebut bernama The Signature Tower; sebuah gedung pencakar langit yang digadang-gadang menjadi gedung tertinggi di Indonesia dan gedung tertinggi ke-5 di dunia setelah menara Seoul Light DMC Tower di Korea Selatan.

Gedung setinggi 683 meter dan memiliki 111 lantai ini nantinya berfungsi sebagai mall, kantor dan hotel yang berada di lokasi startegis ibukota Indonesia, SCBD (Sudirman Central Business District). Bisa dibayangkan bagaimana megahnya kan? 

Pemilik gedung ini adalah Tomy Winata, seorang biliuner asli Indonesia yang bergerak di bidang infrastruktur, properti dan perbankan dalam naungan Artha Graha Group. Bekerja sama dengan Grahamas Adisentosa, Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart and Associates Inc. (SRSSA), dirinya mendirikan STJ dengan tujuan untuk memperlihatkan kepada dunia, bagaimana suksesnya Indonesia saat ini. 

Karena itu, Tomy mendesain bangunannya dengan unik. Konsep arsitektur vernakular (Candi Borobudur) diaplikasikannya pada gedung ini. Ditambah lagi dengan adanya konsep 17-08-1945 pada rincian bangunannya (17 baja penahan gedung, 8 dekoratif kaca, dan ’45 meter tinggi arsitektur vernakular hingga sampai puncak menara). 

2. PERTAMINA ENERGY TOWER


PERTAMINA ENERGY TOWER
PERTAMINA ENERGY TOWER
Tak mau kalah dengan Signature Tower, perusahan minyak dan gas Indonesia, Pertamina, juga akan membuat gedung pencakar langit pertamanya. Adalah Pertamina Energy Tower; sebuah menara langit setinggi 530 meter yang nantinya berguna sebagai kantor pusat Pertamina. 

Ditangani oleh firma konstruksi ternama asal Inggris, Skidmore, Owings & Merrill LLP (SOM), Pertamina Energy Tower dipastikan akan menjadi ikon kota Jakarta yang baru. Sekaligus menjadi landmark dan bentuk representatif Pertamina sebagai perusahaan minyak nasional dengan visi World Class Energy Company dan Asian Energy Champion pada tahun 2025.

Gedung ini dicanangkan memiliki sekitar 90 lantai yang dibagi menjadi Entertainment Deck, Public Section dan Owner Arena. Ditambah lagi adanya Performing Arts Auditorium Center yang mampu menampung 2000 orang juga Exhibition Pavilion. 

Gedung Pertamina ini juga menjadi gedung pertama yang mengusung konsep eco green mengingat konstruksi yang dipasang di menara ini sangat ramah lingkungan. Contohnya; di bagian top floor menara ini, Pertamina membentuk turbin yang nantinya digerakan oleh angin yang bertiup di lantai atas. Sehingga pasokan listrik untuk menunjang 20000 pegawai yang bekerja di gedung ini dapat terbantu dengan adanya pembangkit listrik pribadi. Canggih bukan? 

3. SHINKANSEN E-7


Proyek Raksasa di Indonesia
Mega Proyek Indonesia 2017

SHINKANSEN E-7
SHINKANSEN E-7

Siapa yang tak kenal dengan kereta peluru yang di Jepang disebut dengan Shinkansen ini? Pastinya semua sudah tahu mengingat pamor kereta ini cukup terkenal di seluruh dunia. Tak hanya negara maju seperti Jepang atau Tiongkok saja yang menggunakan kereta ini. Pada tahun 2020 nanti juga Indonesia menjadi satu dari beberapa negara maju yang mengoperasikan moda transportasi Shinkansen. 

Bahkan kabarnya, konsultan asal Jepang, Japan Internasional Corporation Agency (JICA), juga sudah menyelesaikan tahap 1 studi kelayakan rencana pembangunan Shinkansen untuk rute Jakarta-Bandung.

Tak hanya Jepang loh, mega proyek terbesar pembangunan kereta supercepat untuk Indonesia juga diminati oleh Tiongkok. Rencananya, konsultan asal negeri Tirai Bambu itu akan melakukan studi kelayakan yang sama seperti yang dilakukan oleh Jepang dalam waktu dekat. 

Nah, bila benar terealisasikan, kita tidak perlu lagi berlama-lama di jalan tol untuk pergi ke Jakarta atau sebaliknya. Pasalnya, jarak 180 km itu akan ditempuh hanya dengan waktu 36 menit saja! Kereta peluru yang nantinya akan dipakai di Indonesia adalah Shinkansen tipe E-7; dibuat oleh perusahaan-perusahaan ternama seperti Hitachi, J-TREC, Kawasaki Heavy Industries, menjadikan kereta ini menjadi kereta tercepat di kelasnya. 

Sebagai catatan, kereta ini memiliki jarak tempuh 275-300km/jam! Untuk menjadi penumpang Shinkansen, kita dikenai biaya sebesar 200 IDK. Mahal? Sebanding kok dengan pelayanan yang didapat. Kita tunggu saja yah perkembangannya!

4. JEMBATAN SELAT SUNDA
JEMBATAN SELAT SUNDA
4. JEMBATAN SELAT SUNDA
JEMBATAN SELAT SUNDA
JEMBATAN SELAT SUNDA

Bila dulu kita harus repot menyebrangi pulau Jawa untuk sampai di pulau Sumatera, nanti di tahun 2025, kita tidak akan lagi repot dibuatnya. Pasalnya, pemerintah Indonesia sedang bekerja sama dengan Asian Highway Network (Trans Asia Highway dan Trans Asia Railway) dalam menggagas pembuatan jembatan terpanjang yang menyambungkan pulau Jawa dengan pulau Sumatera. 

Nama jembatan ini adalah Jembatan Selat Sunda; membentang 29 kilometer di atas selat sunda. Jembatan yang memiliki lebar 60 meter ini nantinya akan diisi 3 lajur untuk mobil, 2 lajur kereta api dan 2 lajur pejalan kaki.

Selain menyambungkan pulau Jawa dan pulau Sumatera, jembatan Selat Sunda ini akan menyambungkan pulau-pulau kecil lainnya, seperti pulau Ular, pulau Sangiang dan pulau Panjurit. Dengan adanya jembatan ini, bisa dipastikan kehidupan di ketiga pulau kecil itu akan berkembang pesat. Soalnya, ketiga pulau itulah yang nantinya menjadi spot untuk istirahat para pengendaranya. 
Pendanaan untuk membangun jembatan Selat Sunda diperkirakan menyentuh 100 triliun rupiah dengan lama waktu pembangunan yang mencapai 10 tahun. Bila benar-benar rampung, jembatan ini akan menjadi jembatan terpanjang di dunia! Keren kan?

5. CENTER POINT OF INDONESIA


CENTER POINT OF INDONESIA

CENTER POINT OF INDONESIA
CENTER POINT OF INDONESIA

Bila di Jakarta pusat bisnis terbesar berada di wilayah Sudirman Central Business District (SCBD) saja (sekitar 50 hektar), nanti di Makassar, kawasan bisnis yang akan dibangun mencaplok sekitar 1000 hektar lahan kota dan sebagian daratan buatan di selat Makassar. 

Bernama Center Point of Indonesia; sebuah kawasan terpadu yang direncanakan selesai pada tahun 2022. Di dalam CPI, nanti kita akan menemukan puluhan gedung pencakar langit yang berfungsi sebagai pusat bisnis di Makassar, disusul dengan pusat hiburan yang mencakup hospitalitas dan entertainment. 

Salah satu contohnya adalah hotel kelas dunia yang dilengkapi dengan lapangan golf dengan view ke laut lepas dan pemandangan di Teluk Makassar juga sebuah taman interaktif bernama The Makassar Notradamus, yaitu taman 1000 patung Pahlawan Indonesia. Tak hanya itu, rencananya istana negara akan dibuat juga disini, dikelilingi dengan pusat pemerintahan lainnya. 

Pengembang Center Point of Indonesia, P.T. Yasmin Bumi Asri menjalin kerjasama dengan grup properti raksasa, P.T. Ciputra Surya Tbk (Ciputra Group) dalam membangun CPI. Tak tanggung-tanggung, mereka menyulap teluk Malaka menjadi seperti teluk Marina di Singapura yang di dalamnya terdapat Waterfront dan Marinas.

Center Point of Indonesia nantinya juga akan dilengkapi dengan dua jalan layang selebar masing-masing 40 meter, waterway, monorail yang menghubungkan kawasan prestisi ini ke Pusat kota Makassar, hingga ke Bandara International Sultan Hasanuddin. Pokoknya, bila selesai nanti, Center Point of Indonesia akan menjadi kota dunia yang patut diacungi jempol!

NONTON YOUTUBE NYA DISINI


6. COASTARINA

Ingin melihat peta dunia terbesar? Disinilah tempatnya, Coastarina Intergrated Arena. Uniknya, peta yang nanti kita lihat, bukanlah peta biasa yang umumnya kita lihat di secarik kertas karton. Melainkan di sebuah pulau buatan yang mirip dengan Palm Island, The World Dubai. Pulau buatan tersebut nantinya akan diisi 1000 rumah kelas kakap yang memiliki suasana offshore. Site plan Coastarina ini dirancang menyerupai laguna yang diisi dengan pulau peta dunia tadi. Selain itu juga, Coastarina akan diisi dengan mall-mall besar dan Ocarina Waterpark yang luasnya 25 hektar! 

Pemilik Coastarina ini tak lain adalah CT Group yang diprakasai oleh sang biliuner, Chairul Tanjung. Para pemegang saham di CT Corp saling bantu untuk membuat Coastarina agar rampung tepat waktu. Kabarnya, saking besar dan luasnya wilayah Coastarina, orang-orang di Singapura sampai bisa melihatnya! Luar biasa! Coastarina dijadwalkan selesai dibangun dalam waktu enam tahun dengan total investasi diperkirakan sampai Rp 760 miliar. Letaknya yang strategis membuat harga rumah di daerah ini juga kelewat fantastis! Oh iya, lambang Coastarina juga masuk rekor MURI loh! Pasalnya, besar huruf Coastarina melebihi besar huruf Hollywood di California sana. Hebat yah? 

7. Giant Sea Wall

Akibat turunnya pesisir timur wilayah Jakarta dalam beberapa tahun ini, pemerintah mulai putar otak bagaimana caranya supaya Jakarta tidak akan menjadi Atlantis ke-2. Akhirnya, setelah melakukan penelitian juga studi lapangan, terbentuklah ide untuk membuat sebuah tanggul raksasa yang berguna mencegah permukaan tanah kota Jakarta amblas seperti yang diramalkan banyak pihak.

Tanggul itu bernama Giant Sea Wall. Proyek ini merupakan bagian dari program Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota Negara (PTPIN) atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang membutuhkan dana separuh dari anggaran APBD, sebesar 500 Triliun rupiah. Lewat modal se-fantastis itu, bisa dibayangkan kan bagaimana besarnya Giant Sea Wall atau yang dikenal dengan Tanggul Garuda? Selain berfungsi sebagai tonggak Jakarta, Giant Sea Wall ini berguna untuk menghalau banjir juga menampung pasokan air minum untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Dibuat membentang seluas 32 kilometer yang pembangunannya dibagi-bagi antara pemerintah dan pihak pengembang swasta. Delapan kilometer dibangun oleh pemerintah sedangkan 24 km yang akan dibangun oleh beberapa pengembang antara lain PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Manggala Krida Yuda, PT Pelindo, PT Kapuk Naga Indah dan PT Jakarta Propertindo. 

8. Thamrin Nine Tower 1

Lagi-lagi gedung pencakar langit yang menjadi mega proyek di Indonesia. Setelah The Signature Tower dan Pertamina Energy Tower, kini PT Putra Gaya Wahana tak mau kalah saing dengan para developer kenamaan lainnya. Mereka membuat sebuah menara langit tertinggi setelah Cemindo Tower dan Menara BCA, bernama Thamrin Nine Tower 1.

Menara ini terdiri atas 71 lantai dengan ketinggian mencapai 330 meter; membuatnya menjadi gedung supertall di Indonesia  sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH). Menara ini nantinya akan digunakan untuk menara perkantoran, retail, entertainment deck, hotel mewah dan kompleks serviced apartment. Tony Lie selaku manajer dari pihak pengelola, PT Putra Gaya Wahana menjelaskan bahwa nantinya, menara Thamrin Nine Tower 1 dibagi atas dua fungsi yakni perkantoran dan hotel. 

Perkantoran menempati 45 lantai pertama, sedangkan hotel menempati lantai 46 ke atas. Tak main-main, Tony Lie menjalin kerjasama dengan Grup Hilton Hotels and Resorts untuk mengelola hotelnya! 200 kamar hotel tersebut akan diisi dengan fasilitas yang wah. Ditambah lagi pembayaran sewa ruangan di Thamrin Nine Tower 1 menggunakan hitungan dollar. Fyuh!

9. BMW Stadium

Eits! BMW sendiri bukan singkatan dari Bayerische Motoren Werke yah! Tapi Bersih, Manusiawi dan Wibawa. BMW Stadium merupakan mega proyek Indonesia lainnya yang berada di Ibukota Jakarta. Dibangun di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, BMW Stadium digadang-gadang menjadi stadion terbesar di Indonesia. Pasalnya, stadion ini membabat habis 56 hektar tanah di wilayah Tanjung Priok, belum lagi stadion itu berkapasitas 50.000 orang diikuti dengan fasilitas pro di dalamnya! Ini membuat BMW Stadium menjadi rumah termegah bagi klub sepakbola Persija.

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun BMW Stadium ini sangatlah besar! Sekitar 105 juta dollar atau sekitar 1,2 Triliun rupiah. Jumlah yang edan bukan? Bisa dipastikan, bila nanti stadion ini selesai dibangun pada tahun 2022, BMW Stadium bakal menyamai Allianz Arena atau Emirates Stadium yang ada di Inggris. 

Rencananya, pembangunan BMW Stadium akan diurus oleh pengembang properti yang sudah tak asing lagi, PT Agung Podomoro dan 6 investor-development lainnya seperti PT Astra International Tbk, PT Prospect Motor, PT Indofica Housing, PT Subur Brother, PT REAM/PT Pembangunan Jaya, dan PT Yakin Glorie. 

10. Kulonprogo Airport

Bandara internasional lainnya akan hadir di Yogyakarta dalam waktu dekat ini. PT Angkasa Pura sedang merancang pembangunan bandara Kulonprogo yang digadang-gadang menjadi bandara terbesar di Yogyakarta, mengalahkan bandara pendahulunya, Adisucipto.

Alasan mengapa bandara Kulonprogo dibuat adalah untuk membantu beban penerbangan yang ada di bandara Adisucipto yang terkenal sebagai bandara tersibuk setelah bandara Soekarno-Hatta. Nantinya, bandara Kulonprogo yang mengusung konsep airport city (di mana di kawasan bandara terdapat mall, hotel, public area dan fasilitas umum lainnya) bisa menampung sedikitnya 10 juta penumpang per tahun. 

Sedangkan apron akan dibangun seluas 371.125 m2 yang dapat menampung 28 unit pesawat. Konstruksi Bandara Kulonprogo ini diperkirakan memakan waktu 3 tahun. Angkasa Pura 1 memperkirakan dana investasi yang dibutuhkan mencapai Rp7,5 triliun. 

Perlu diingat, dana tersebut sama sekali tidak diambil dari dana pemerintah. Melainkan dari hasil patungan para investor juga dana dari aksi korporasi. Bila terlaksana, bandara ini bakal menjadi bandara tersibuk lainnya di Indonesia yang pastinya bertaraf Internasional.



")[0]); //]]>