Custom Search

MAKALAH TENTANG NARKOBA




Makalah Tentang Narkoba Lengkap

TENTANG NARKOBA

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran / Kuliah Bahasa Indonesia

I
I
I
I
I
I
I
I
I

Disusun Oleh:

Norman Nanggala
Pelanginet Ponsel
Novian Azis Efendi


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

2017



KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Puji syukur kita ucapkan kepada Allah SWT atas rahmat-Nya kita dapat menyelesaikan dan dapat menyusun makalah tentang “narkoba”. Untuk memenuhi tugas mata kuliah bahasa Indonesia.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini.

Sebagai manusia biasa, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karen itu, penulis mengharapkan saran dan kritik membangun yang ditujukan demi kesempurnan makalah ini. semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi semua pihak.

                                                                 Banda Aceh,   Oktober 2017



                                                                  Dr Norman Nanggala S.Pd




DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL ……………………………...................…………………..…………….      i

KATA PENGANTAR ……………………………………...................…………………………     ii

DAFTAR ISI ……………………………………………....................…………………………..      iii

BAB I         

PENDAHULUAN …………………………………………...............................…………..     1
Latar Belakang ……………………………………………........................…………………      1
Masalah ………………………………………………….....................................…………      2
Tujuan ………………………………………………………............................………………….      2
Manfaat …………………………………………………...............................……………….      3

BAB II      

NARKOBA …………….………………………………………………      4
Pengertian Narkoba …………………………………………………………….      4
Penyebaran ……………………..………………………………………………      6
Efek Narkoba ………………………………………………………………..…      7
Jenis-jenis Narkoba  …………………………………………………………….      8
Faktor Penyalahgunaan Narkoba ………………………………………………      10
Manfaat Narkoba ………………………………………………………………      11

BAB III      

PENUTUP ……………………………………………..............................……………….     13
Simpulan ………………………………………………….................………………….      13
Saran ………………………………………..…………….......................…………………      14
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………....................…………………………      15



BAB I


PENDAHULUAN

1.    LATAR BELAKANG

Hampir setiap negara tumbuhan yang memabukkan tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Di antara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.

Sangat banyak dari efek negatifnya, secara umum bila sudah memakai maka pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit, dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreatifitas dalam berfikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi.

Dari hasil penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreatifitas), juga di pengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreatifitas adalah hasil silangan modern “Cannabis indica” yang berasal dari India dengan “Cannabis sativa” dari Barat, dimana jenis Marijuana silangan inilah yang merupakan tipe yang tumbuh di Indonesia.

Pengaruh si pengguna yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu, dimana dalam golongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan Methamphetamin). Marijuana, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, dimana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu.

2.    MASALAH

Apa  pengertian  dari  narkoba?
Bagaimana penyebaran narkoba di masyarakat?
Efek apa yang disebabkan oleh narkoba?
Apa  saja  jenis-jenis narkoba?

3.    TUJUAN

Untuk  mengetahui  apa itu narkoba.
Untuk  mengetahui  bagaimana penyebaran narkoba di kalangan masyarakat.
Untuk mengetahui efek dari narkoba.
Untuk  mengetahui  jenis-jenis  narkoba.

4.    MANFAAT

Mengetahui  seberapa bahayanya jika mengkonsumsi narkoba.
Efek-efek apa saja jika menggunakan narkoba.
Mengetahui apa sebenarnya guna narkoba.

MAKALAH NARKOBA
MAKALAH TENTANG NARKOBA



BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA TENTANG NARKOBA

BAB  II

NARKOBA


1.    PENGERTIAN NARKOBA

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya.
Napza adalah singkatan dari Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada sesuatu yang bisa membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya kecanduan.

Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan. Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia, penghilang rasa sakit.

Sedangkan Alkohol adalah minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi atau fermentasi tanpa distilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak, maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran minuman yang mengandung etanol.

Yang dimaksud dengan narkotika meliputi :

a. Golongan Opiat : 
heroin, morfin, madat, dan lain-lain.

b. Golongan Kanabis : 
ganja, hashish.

b. Golongan Koka : 
kokain, crack.

Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Zat Adiktif Lainnya adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan.

Psikotropika menurut Undang-undang Nomor 5 tahun 1997 meliputi ectasy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/obat tidur, obat anti depresi dan anti psikosis. 

Zat psikotropika yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :

Alkohol : Semua minuman beralkohol yang mengandung etanol (Etil alkohol).
Opioida : heroin, morfin, pethidin, candu.
Kanabinoida : Ganja, hashish.
Sedativa/hipnotika : obat penenang/obat tidur.
Kokain : daun koka, serbuk kokain, crack.
Stimulansia lain, termasuk kafein, ectasy, dan shabu-shabu. 
Halusinogenika, LSD,mushroom, mescalin.

Tembakau (mengandung nikotin). Pelarut yang mudah menguap seperti aseton dan lem. Multipel (kombinasi) dan lain-lain, misalnya kombinasi heroin dan shabu-shabu, alkohol dan obat tidur. Zat adiktif lain termasuk inhalansia (aseton, thinner cat, lem, nikotin, kafein).

2.    PENYEBARAN

Gak heran zaman sekarang kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, anak remaja, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk.

Pasti saja masalah seperti ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.

3.    EFEK  NARKOBA

Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD

Stimulation, efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu

Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.

Adiktif, Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak, contohnya ganja, heroin , putaw. Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian.

Psilocin, sebuah obat halusinogen yang diperoleh dari jamur (Psilocybe mexicana). Efek yang timbul seperti dilatasi pupil, kegelisahan atau gejolak, euforia, terbuka dan mata tertutup visual (menengah umum pada dosis tinggi), sinestesia (mis. pendengaran melihat warna dan suara), meningkat suhu tubuh, sakit kepala, berkeringat dan menggigil, dan mual.

sabu-sabu, adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Dipasarkan untuk kasus parah gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian. Efek fisik dapat mencakup anoreksia, hiperaktif, pupil melebar, kemerahan, kegelisahan, mulut kering, sakit kepala, takikardia, Bradycardia, tachypnea, hipertensi, hipotensi, hipertermia, diaphoresis, diare, sembelit, penglihatan kabur, pusing, berkedut, insomnia, kesemutan, jantung berdebar , aritmia, jerawat, pucat, kejang-kejang, serangan jantung, stroke, dan kematian dapat terjadi.

MAKALAH TENTANG NARKOBA
MAKALAH TENTANG NARKOBA

MASIH BANYAK MAKALAH LAINNYA DISINI

4.    JENIS-JENIS NARKOBA

Adapun jenis-jenis narkoba, yaitu :

a. Shabu-Shabu

Jenis narkoba amfetamin psikotropika I dengan bentuk kristal putih, dengan cara pemakaian ditaruh di dalam rokok, disedot melalui hidung.

Dampak pemakaian jenis narkoba ini antara lain orang jadi gembira, rasa percaya diri, kemudian menjadi murung, dan menimbulkan halusinasi (mendengar atau melihat sesuatu yang tidak ada) sulit tidur, jantung berdebar, sikap agresif, berbuat keji, akal sehat hilang, akan ketergantungan, gangguan jiwa, dan menimbulkan penyakit parkinson.

b. Opium

Opium merupakan narkotika dari golongan opioida, dikenal juga dengan sebutan candu, morfin, heroin, dan putau. Opium diambil dari getah buah mentah Pavaper sommiverum.

Opium digunakan untuk menghilangkan rasa sakit karena luka atau menghilangkan rasa nyeri pada penderita kanker. Namun dalam dosis berlebih dapat mengakibatkan kecanduan yang akhirnya menyebabkan kematian.

Penggunaannya yang menyalahi aturan dapat menimbulkan rasa sering mengantuk, perasaan gembira berlebihan, banyak berbicara sendiri, kecenderungan untuk melakukan kerusuhan, merasakan nafas berat dan lemah, ukuran pupil mata mengecil, mual, susah buang air besar, dan sulit berpikir. Jika pemakaian obat ini diputus, akan timbul hal-hal berikut: sering menguap, kepala terasa berat, mata basah, hidung berair, hilang nafsu makan, lekas lelah, badan menggigil, dan kejang-kejang. 

Jika pemakaiannya melebihi dosis atau overdosis, akan menimbulkan hal-hal berikut: tertawa tidak wajar, kulit lembap, napas pendek tersenggal-senggal, dan dapat mengakibatkan kematian.

c. Ganja

Ganja adalah narkoba yang dikandung di dalam tanaman Ganja dan dipakai setelah dikeringkan. Penggunaan dengan cara dihisap.

Pemakai ganja menyebabkan daya khayal tinggi dan persepsi pendengaran dan penglihatan lebih semarak. Kondisi badan akan bau, jantung akan bekerja lebih cepat, koordinasi tubuh hilang, rasa malu hilang.

Si Pengguna akan sulit untuk mengingat, berpikir, dan belajar. Ia akan menjadi bodoh dan lamban. Minat penampilan sekolah dan keluarga akan hilang. Orang yang ketergantungan akan mudah tersinggung, gelisah, tidak suka makan, berkeringat, mual, mencret. Kondisi sedang pakai mata merah, mulut kering, cemas berlebihan dan curiga.

Bila digunakan terus menerus akan menyebabkan kanker, penyakit paru-paru, kerusakan sistem kekebalan, kerusakan sistem reproduksi.

d. Heroin

Heroin merupakan narkotika golongan I berupa serbuk putih, sangat cepat membuat orang ketergantungan, digunakan dengan cara disuntikkan ke dalam pembuluh darah atau dihisap setelah dibakar.

Efeknya akan menyebabkan ngantuk, menghilangkan rasa nyeri, perhatian dan daya ingat terganggu, membuat pupil mata mengecil, dan gerakan lamban. Pemakaian sering akan terjadi ketergantungan dan bila dosis dikurangi terjadi sakau (hidung berair, mata berair, bulu roma berdiri, berkeringat, sakit perut, mual, nyeri seluruh tubuh, tidak bisa tidur, tekanan darah naik, jantung kerja keras, demam), dan bila diminum dengan alkohol akan fatal, bisa berakibat mati, riskan pada penyakit HIV/AIDS akibat pemakaian jarum suntik bergantian.

5.    FAKTOR PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Penyalahgunaan narkoba ada beberapa faktor, yaitu:

a. Lingkungan sosial

Motif ingin tahu: di masa remaja seseoraang wajar mempunyai rasa ingin tahu, lalu setelah itu ingin mencobanya. misalnya dengan mengenal narkotika, psykotropika maupun minuman keras atau bahan berbahaya lainnya.

Sarana dan prasarana: karena orang tua berlebihan memberikan fasilitas dan uang yang berlebihan, merupakan sebuah pemicu untuk menyalahgunakan uang tersebut untuk membeli narkotika untuk memuaskan rasa keingintahuan mereka.

Adanya kesempatan: karena orang tua sibuk dengan kegiatannya masing-masing, mungkin juga karena kurangnya rasa kasih sayang dari keluarga ataupun karena akibat dari broken home.

b. Kepribadian

Rendah diri : perasaan rendah diri di dalam pergaulan di masayarakat ataupun di lingkungan sekolah, kerja dsb, mereka mengatasi masalah tersebut dengan cara menyalahgunakan narkotik, psykotropika maupun minuman keras yang dilakukan untuk menutupi kekurangan mereka tersebut sehingga mereka memperoleh apa yang diinginkan seperti lebih aktif dan berani.

Emosional dan mental : Pada masa-masa ini biasanya mereka ingin lepas dari segala aturan-aturan dari orang tua mereka. Dan akhirnya sebagai tempat pelarian yaitu dengan menggunakan narkotika, psikotropika dan minuman keras lainnya. Lemahnya mental seseorang akan lebih mudah dipengaruhi oleh perbuatan-perbuatan negatif yang akhirnya menjurus ke arah penggunaan narkotika, psikotropika dan minuman keras lainnya.

6.    MANFAAT NARKOBA

Tumbuhan ganja banyak diketahui orang sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak dan penikmat masakan.

Walau demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.

Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.

Bagi orang yang salah gunakan daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok,tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.

Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.
Kata “morfin” berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.

Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.

Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.



BAB III



PENUTUP


1.    KESIMPULAN

Narkoba adalah obat obatan terlarang yang jika dikonsumsi mengakibatkan kecanduan dan  jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan berakhir dengan kematian.

Narkoba pun ada berbagai jenis seperti: heroin, ganja, putaw, kokain, sabu-sabu,dan alkoholpun termasuk dalam golongan narkoba.

Manfaat yang dirasakan hanyalah sesaat. Tapi mudharatnya jelas lebih banyak. Organ tubuh menjadi rusak, yang pasti biaya untuk bisa mengkonsumsi barang-barang haram itu sangat mahal dan bisa masuk penjara kalau ketangkap aparat Negara.

2.    SARAN

Diharapkan setelah penulis menyusun makalah ini masyarakat sadar akan bahayanya mengkonsumsi narkoba dan menyalah gunakan narkoba.Supaya kita semua dan para remaja menghindari penyalahgunaan narkoba, maka dari itu hendaknya kita bentengi diri kita dengan Iman dan Takwa.

Orang tua dan masyarakat lingkungan sekitar hendaknya mengawasi apabila ada tingkah laku anak yang mencurigakan, memberikan pelajaran agama yang kuat kepada remaja dan selalu berkomunikasi dalam keadaan apapun.

Hanya itu yang dapat membantu remaja untuk tidak mudah terpengaruh dan tegoda untuk mencicipi, mencoba atau menggunakan narkoba itu sendiri.

Hendaknya kita sebagai remaja di zaman sekarang tidak mudah terpengaruh oleh godaan-godaan itu dan percayalah bahwa Allah selalu mengawasi dan melindungi kita dari segala apapun.

Dan ingat, suatu negara tak akan maju jika Remaja dan Pemuda hancur, karena maju mundurnya suatu negara terletak di pundak para remaja.





DAFTER PUSTAKA



Wikipedia. 2010. “Narkoba” (online)

BNK Samarinda. 2007. “Faktor dan Akibat NArkoba” (online)

www.oviefendi. wordpress.com

www.pelanginetponsel.com

")[0]); //]]>